Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

About

Popular Posts

Blogger templates

Blogger news

Blogroll

Rabu, 26 Maret 2014

NAMA ALLAH SUDAH ADA SEJAK DULU



v  kita awali dengan 4 pemahamnan di dalam berbahsa ( linguistik ).
1. membaca
2. mendngar ( menyimak )
3. menulis ( Tulisan )
4. berbicara ( dialek )

Namun kita awali semuanya dengan pengertian Dialek ( ucapan / cara pengucapan ). adalah keluarnya suara dari alat ucap ( bibir ) di karenakan adanya sebuah pembicraan antara si penutur ( dalam pengucapan bahasa itu sendiri).
jadi Pola dialek ( cara ucapan ) orang indonesia dengan orang turki berbeda, pola dialek ( ucapan ) orang turki dengan arab juga berbeda namun ada beberapa bahasa yang memiliki kesamaan dalam segi ucapan maupun Artiannya :
contoh :
1.      Indonesia- arab
a.       Tulisan “ Kursi”  di baca “kursi” ( dalam indonesia ) = artinya adalah kursi.
b.      Tulisan"كُرْسِيٌّ" - di baca “ kursiyyun” ( dalam arab ) = artinya kursi
c.       Tulisan “ kitab” di baca “ kitab” ( dalam indonesia ) = artinya  kitab / buku.
d.      Tulisan "كِتَابٌ" di baca “ kitaabun “ ( dalam bahasa arab ) = artinya kitab / buku.
2.      Arab – inggris
a.       Tulisan  "عَرَبٌ" di baca “ arobun” ( dalam bahasa arab ) = artinya orang arab
b.      Tulisan “ arabic “ di baca “ arabic” ( dalam b. inggris )= artinya orang arab
c.       Tulisan  "مَكَّةُ"  di baca “ makkah “ ( b. Arab ) = artinya mekkah
d.      Tulisan “ mecca” di baca “ mecca” ( b. Inggris ) = artinya mekkah.
e.       Tulisan  "مسجد"  di baca “ masjidu” ( b. Arab ) = artinya masjid
f.       Tulisan “mosque” di baca “ mosque” ( b. Arab ) = artinya masjid      

Kesimpulan dari penjelsan di atas artinya dialek ( cara ucapan, bicara, bacaan,) antara orang indonesia- arab- dan inggris  memiliki kesamaan di dalamnya dari segi ucapan maupun artinya.  Dan ini hanyalah sekelumit contoh yang sedikit saya contohkan  bahkan masih banyak (kosa kata / al-mufrodat/ vocallbullary ) yang lainnya memiliki kemiripan di dalam pengucapan dan memiliki arti yang sama. Namun hal yang menarik di antara ketiga bahasa ini adalah Dialek ( cara bicaranya ) yang memiliki kemiripan antara bahasa indo, arab dan inggris.
Pada akhirnya dapat di simpulkan juga bahwasannya antara BAHASA ARAB dan bahasa IBRANI memiliki arti yang sama dan dialek yang hampir sama.
Contoh :
1.
a.    Dialek ( pengucapan ) Ibrani “ Yom”  artinya “Hari”
b.    Dialek ( pengucapan ) arab “yawm” artinya “Hari”
2.
a.    Dialek ( pengucapan ) Ibrani “ Shalom” artinya “ salam” ( keselamatan )
b.    Dialek ( pengucapan ) Arab “ Salam” artinya “Salam” ( keselamatan )
3.
a.    Dialek ( pengucapan ) Ibrani “ Bayit” artinya “ Rumah”
b.   Dialek ( pengucapan ) arab  “ bayt” artinya “ Rumah “
4.
a. Dialek  ( pengucapan ) Ibrani  “ ata “ artinya “kamu”
b. Dialek (pengucapan ) Arab “ anta “ artnya “ kamu “
5.
a. Dialek  ( pengucapan ) ibrani “ hu “ artinya “ Dia”
b. Dialek  ( pengucapan ) Arab “ Hua “ artinya “ Dia”
6.
a. Dialek  ( pengucapan ) Ibrani “ anakhnu” artinya “ Kita”
b. Dialek  ( pengucapan ) Arab “ Nannu” artinya “ kita “

Salah satu contoh analisis dari kesamaan itu juga misalnya dalam kata Ahmad (dalam bahasa Arab):
Himdath = Himdahi = Himda = bahasa Yahudi
Himada = bahasa Ibrani
Ahmad = bahasa Arab
Semua kata tersebut mempunyai kesamaan arti yaitu terpuji dan mempunyai kesamaan akar kata yaitu H-M-D, lihatlah bila kita hilangkan vokal dan kita biarkan konsonannya, maka akan menjadi :
H-M-D = dalam bahasa Yahudi
H-M-D = dalam bahasa Ibrani
H-M-D = dalam bahasa Arab

Kata lain, misalnya:
Salam (bahasa Arab) = Salom (bahasa Yahudi), yang sama-sama bermakna damai, dan di ambil dari akar kata “S, L, dan M”
Selain kesamaan dari sudut pandang akar kata, kesamaan juga lahir karena kedekatan bunyi dalam penyebutan vokal dan konsonan,
Jibril – Gabriel
Mikail – Michael
Shalat (bahasa Arab) – Salute (bahasa Inggris) = penghormatan, pemujaan
Ardi – Earth = Bumi
Firdaus – Paradise = Surga
Ibrahim – Abraham

Sudah terlihat dengan jelas bahwasannya ada beberapa kesamaan dari dari segi dialektikanya (  pengucapannya ) dan  segi artinya  ( kosa kata/ mufarodat/ vocalbullarynya ) antara bahasa Arab dan bahasa Ibrani.
Untuk itu mari kita simak Nama Allah yang selama ini di nyatakan oleh para orang kafir bahwasannya selama ini Nabi Muhammad membuat-buat nama Allah didalam agama islam. Karena di dalam Al-kitab sebelumnya nama Allah tidak ada ataupun tercantum di dalamnya.
Contoh :
1.      Tulisan Ibrani  Ezra 5:1,
A.    Tulisan Allah dalam Bahasa Ibrani :
Kalimat ini tertera dalam Alkitab Perjanjian Lama ditulis dalam aksara Ibrani dengan pengertian bahasa Aram, bahasa yang notabene merupakan induk bahasa Arab. Dalam dialek bahasa Arab, kalimat itu dibaca ‘Bismilah’ (Dalam Nama Allah).

  וְהִתְנַבִּי חַגַּי נְבִיאָה וּזְכַרְיָה בַר־עִדֹּוא נְבִיאַיָּא עַל־יְהוּדָיֵא דִּי בִיהוּד וּבִירוּשְׁלֶם בְּשֻׁם אֱלָהּ יִשְׂרָאֵל עֲלֵיהֹון׃ ס

Dialek ( Pengucapan ) :
 VEHITNABI KHAGAI NEVIYAH UZEKHARYAH VAR-IDO NEVIYAYA 'AL-YEHUDAYE DI VIHUD 'UVIRO'USYLEM BESYUM 'ELAH YISRA'EL 'ALEIHON
a.       BESYUM 'ELAH YISRA'EL 'ALEIHON (  Dalam { Dengan menyebut } Nama Allah ( Tuhan )

B.     Tulisan Allah di B. Arab.

"بسم الله الرحمن الرحيم "
Dialek ( pengucapan ) : “ BISMILLAHIRROHMANISRROHIIM”
a. BISSMILLAH ( Dengan menyebut Nama Allah ( Tuhan ) )
2. Tulisan ibrani Ezra 6 Daniel 2:20
LAI-TB, Berkatalah Daniel: 'Terpujilah nama Allah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, sebab dari pada Dialah hikmat dan kekuatan!
KJV, Hear, O Israel: The LORD our God is one LORD:
Hebrew,
עָנֵה דָנִיֵּאל וְאָמַר לֶהֱוֵא שְׁמֵהּ דִּי־אֱלָהָא מְבָרַךְ מִן־עָלְמָא וְעַד־עָלְמָא דִּי חָכְמְתָא וּגְבוּרְתָא דִּי לֵהּ־הִיא׃
Translit, 'ANEH DANIYE'L VE'AMAR LEHEVE' SYEMEH DI-'ELAHA' MEVARAKH MIN-'ALMA' VE'AD-'ALMA' DI KHAKHMETA' UGEVURETA' DI LEH-HI'

"אלוה - 'ELOAH" (Ibrani), אֱלָהָא - 'ELAHA' atau אֱלָהּ - 'ELAH (Aram), dan الله - ALLAH (Arab) memiliki akar kata yang sama:14
Ibrani 'alef - lamed - he',
Aram: 'alap - lamad - he',
dan Arab: 'alif - lam – haa.

v  Mengenal abjad-abjad B.Ibrani dan B. Arab dan B. Indonesia
a.       B. Ibrani dan B. Arab
No.
Abjad
Ibrani ( Dialek )
Ibrani Aram
Ibrani kuno
Dialek  (pengucapan )
Alfabet
Yunani
Alfabet
Latin
Abjad
Arab
1
אָלֶף
Description: Aleph.svg
Description: Alef
Alef
2
בֵּית
Description: Beth.svg
Description: Bet
3
גִּמֶל
Description: Igimel.png
Description: Gimel
4
דָּלֶת
Description: Daleth.svg
Description: Daled
5
הֵא
Description: He0.svg
Description: Heh
6
וָו
Description: Waw.svg
Description: Vav
7
זָיִן
Description: Zayin.svg
Description: Zayin
8
חֵית
Description: Heht.svg
Description: Khet
9
טֵית
Description: Teth.svg
Description: Tet
 ?
10
יוֹד
Description: Yod.svg
Description: Yud
11
כַּף
Description: Kaph.svg
Description: Khof
Kaf
12
לָמֶד
Description: Lamed.svg
Description: Lamed
13
מֵם
Description: Mem.svg
Description: Mem
14
נוּן
Description: Nun.svg
Description: Nun
15
סָמֶךְ
Description: Samekh.svg
Description: Samekh
16
עַיִן
Description: Ayin.svg
Description: Ayin
17
פֵּא
Description: Pe0.svg
Description: Pey
18
צָדֵי
Description: Sade 1.svg, Description: Sade 2.svg
Description: Tzadi
-
19
קוֹף
Description: Qoph.svg
Description: Quf
20
רֵישׁ
Description: Resh.svg
Description: Resh
21
שִׁין
Description: Shin.svg
Description: Shin
22
תָּו
Description: Taw.svg
Description: Tof


b.      Abjad B. Arab dan B. Indonesia.
No.
Abjad Arab
Dialek
(Pengucapan)
Dialek Indonesia (Pengucapan indonesia)
1
ا
alif
Alif
2
ب
ba
bāʾ
3
ت
ta
tāʾ
4
ث
tsa
ṯāʾ
5
ج
jim
Ǧīm
6
ح
ḥa
ḥāʾ
7
خ
kha
ḫāʾ
8
د
dal
Dāl
9
ذ
dzal
ḏāl
10
ر
ra
rāʾ
11
ز
zai
Zāy
12
س
sin
Sīn
13
ش
syin
Šīn
14
ص
shad
ṣād
15
ض
dhad
ḍād
16
ط
tha
ṭāʾ
17
ظ
zha
ẓāʾ
18
ع
ain
'ayn
19
غ
ghain
Ġayn
20
ف
fa
fāʾ
21
ق
qaf
Qāf
22
ك
kaf
Kāf
23
ل
lam
Lām
25
م
mim
Mīm
26
ن
nun
Nūn
27
ه
ha
hāʾ
28
ء
hamzah
Hamzah
29
و
wau
Wāw
30
ي
ya
yāʾ

Kesimpulan :
1. 1.     Antara dialek-dialek yang pada bahasa Ibrani menunjukkan bahwa orang-orang di zaman dulu mengucapkan kalimat Tuhan dengan sebutan Allah. Terbukti dengan adanya persamaan antara pengertian yang di miliki oleh bahasa Ibrani dengan bahasa lainnya terutama dengan bahasa arab dari segi abjad maupun Artinya.
2.   2.   Dialek tersebut akan berpengaruh pada si pengguna baik, yang mendengarkan, membaca, menulis, maupun yang mengucapkannya dialek bahasa tersebut, tidak heran jika orang Arab memiliki dialek Tuhan dengan sebutan “Allah” orang Ibrani dialek Tuhannya adalah “Elaha“. Dialek Tuhan orang  Kristen “ Alah/ Tuhan yesus”.
3. 3. Kalimat Allah di dalam bahasa Ibrani  : Allah = Alef- lamed-lamed-he ( di baca Elaha, elah, eloah ) Adanya perbedaaan dalam membaca Allah dalam bahasa ibrani Ialah karena Dialek antara aramic berbeda dengan dialek bangsa lainnya berbeda. Sebagaimana perbedaannya suku Quraisy arab dengan suku lainnya, atau perbedaannya antara suku sunda dengan suku lainnya di Indonesia.
Untuk agama Kristiani yang menggunakan kalimat yang menyebutkan Tuhan mereka el, Elohim, Alaha dll adalah bentuk macam –macam dialektika orang-orang Ibrani. Sebagaimana bangsa arab dahulu memiliki beragam dialek hingga pada akhirnya dialek tersebut di satukan menjadi satu bahasa Quraisy begitu pula dengan orang-orang Ibrani. memiliki berbagai macam dialek dan bentuk dialek inilah yang sering di pergunakan oleh orang-orang Kristiani dalam menyebutkan Tuhannya.

Unknown
Selasa, 25 Maret 2014

Nama ALlah telah ada Sebelum nabi muhammad di utus

Nama "ALLAH" Sebelum Masa Muhammad



Kelompok “Pengagum Nama Yahweh” tak henti-hentinya memprovokasi umat dan mengklaim nama TUHAN yang paling sahih adalah "YAHWEH" dan memprovokasi umat bahwa nama "Allah" adalah nama Tuhannya orang Muslim saja, dan selanjutnya juga mengklaim "Allah" adalah berhala (dewa bulan, dewa air, dst…). Banyak pengaruh buruk dari buku kacau THE ISLAMIC INVASION karangan Robert Morey yang mengklaim/ memprovokasi bahkan memfitnah nama Allah. Buku ini menjadi preseden buruk bagi kalangan Kristiani sendiri.

Dari bacaan buku 'The Islamic Invasion' kita dapat mengukur sampai dimana pengertian Robert Morey tentang Islam sehingga saya yang mempelajari Islam sekedarnya bisa mempertanyakan sampai dimana mutu "Ph.D. in Islamic Studies from an accredited University" (which university?) dari Robert Morey itu.
Seorang PhD in Islamic Studies yang tidak pernah membaca QS.22:40 dan berkesimpulan nama Allah dipaksakan oleh otoritas Islam ketika Alkitab Arab ditulis 3 abad setelah ayat QS itu ditulis?


Silahkan baca : http://www.pakistanchristianpost.com/ar ... ?artid=181
atau baca di facts-about-robert-a-morey-vt958.html#p2752

Situs itu menolong kita mengerti seberapa jauh bobot 'The Islamic Invasion' yang juga banyak dikritik di USA sendiri. Yang jelas bukunya telah menimbulkan reaksi di kalangan Islam karena isinya yang menghina Islam dan memprovokasi orang Kristen namun kurang dilandasi pengertian mengenai Islam dengan benar.



Tentang Nama Allah. Di situs ini memuat banyak artikel tentang nama-nama Allah, sbb :

- NAMA ALLAH STUDY KATA, di nama-allah-study-kata-1-vt5.html#p10

- NAMA ALLAH STUDY KATA - 2, di nama-allah-study-kata-2-vt6.html#p11

- Study Kata : YHVH – – YEHOVÂH, di yhvh-yehovah-study-kata-vt7.html#p22

- NAMA-NAMA YEHOVAH DENGAN GELAR, di nama-nama-yehovah-dengan-gelar-vt611.html#p1391



Kami disini tidak "membenci" nama YAHWEH, tapi kami tidak menyukai "pembodohan" yang dilontarkan kelompok itu.
Kami menghormati nama Allah yang mana saja, YHVH, YHWH, YAHWEH, YEHOVAH, KURIOS, THEOS, ELOAH, ELOHIM, EL, ELAH, ELAHA, ALLAH, dll.

Ketika "nama ALLAH" dipermasalahkan, kita harus mengerti apakah kata ALLAH identik dengan Allah umat muslim saja? apakah itu nama berhala? Dalam naskah bahasa asli Alkitab kita Perjanjian Lama tertulis :

" בְּשֻׁם אֱלָהּ יִשְׂרָאֵל ; BESYUM 'ELAH YISRA'EL" (Dalam Nama Allah Israel) di Ezra 5:1. Dalam Ezra 6:14 juga tertulis " אֱלָהּ יִשְׂרָאֵל - 'ELAH YISRA'EL" (Allah Israel).


* Ezra 5:1
LAI-TB, Tetapi nabi Hagai dan Zakharia bin Ido, kedua nabi itu, bernubuat terhadap orang-orang Yahudi yang tinggal di Yehuda dan di Yerusalem dalam nama Allah Israel, yang menyertai mereka.KJV, Then the prophets, Haggai the prophet, and Zechariah the son of Iddo, prophesied unto the Jews that were in Judah and Jerusalem in the name of the God of Israel, even unto them.Hebrew,
וְהִתְנַבִּי חַגַּי נְבִיאָה וּזְכַרְיָה בַר־עִדֹּוא נְבִיאַיָּא עַל־יְהוּדָיֵא דִּי בִיהוּד וּבִירוּשְׁלֶם בְּשֻׁם אֱלָהּ יִשְׂרָאֵל עֲלֵיהֹון׃ ס
Translit, VEHITNABI KHAGAI NEVIYAH UZEKHARYAH VAR-IDO NEVIYAYA 'AL-YEHUDAYE DI VIHUD 'UVIRO'USYLEM BESYUM 'ELAH YISRA'EL 'ALEIHON


Kalimat ini tertera dalam Alkitab Perjanjian Lama ditulis dalam aksara Ibrani dengan pengertian bahasa Aram, bahasa yang notabene merupakan induk bahasa Arab. Dalam dialek bahasa Arab, kalimat itu dibaca ‘Bismilah’ (Dalam Nama Allah).


* Ezra 6:14
LAI-TB, Para tua-tua orang Yahudi melanjutkan pembangunan itu dengan lancar digerakkan oleh nubuat nabi Hagai dan nabi Zakharia bin Ido. Mereka menyelesaikan pembangunan menurut perintah Allah Israel dan menurut perintah Koresh, Darius dan Artahsasta, raja-raja negeri Persia. KJV, And the elders of the Jews builded, and they prospered through the prophesying of Haggai the prophet and Zechariah the son of Iddo. And they builded, and finished it, according to the commandment of the God of Israel, and according to the commandment of Cyrus, and Darius, and Artaxerxes king of Persia.Hebrew,
וְשָׂבֵי יְהוּדָיֵא בָּנַיִן וּמַצְלְחִין בִּנְבוּאַת חַגַּי נְבִיאָה וּזְכַרְיָה בַּר־עִדֹּוא וּבְנֹו וְשַׁכְלִלוּ מִן־טַעַם אֱלָהּ יִשְׂרָאֵל וּמִטְּעֵם כֹּורֶשׁ וְדָרְיָוֶשׁ וְאַרְתַּחְשַׁשְׂתְּא מֶלֶךְ פָּרָס׃
Translit, VESA'VEI YEHUDAYE BANAYIN UMATSLEKHIN BINVU'AT KHAGAI NEVIYAH 'UZEKHARYAH BAR-IDO 'UVENO VESYAKHLILU MIN-TA'AM 'ELAH YISRA'EL UMITEM KORESY VEDARYAVESY VE'ARTAKHSYASTE MELEKH PARAS



Naskah Perjanjian Lama dalam kitab Daniel juga berbahasa Aram, menggunakan nama "Allah" dalam dialek Aramaic אֱלָהָא - 'ELAHA', sbb :


* Daniel 2:20
LAI-TB, Berkatalah Daniel: 'Terpujilah nama Allah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, sebab dari pada Dialah hikmat dan kekuatan!KJV, Hear, O Israel: The LORD our God is one LORD:
Hebrew,
עָנֵה דָנִיֵּאל וְאָמַר לֶהֱוֵא שְׁמֵהּ דִּי־אֱלָהָא מְבָרַךְ מִן־עָלְמָא וְעַד־עָלְמָא דִּי חָכְמְתָא וּגְבוּרְתָא דִּי לֵהּ־הִיא׃
Translit, 'ANEH DANIYE'L VE'AMAR LEHEVE' SYEMEH DI-'ELAHA' MEVARAKH MIN-'ALMA' VE'AD-'ALMA' DI KHAKHMETA' UGEVURETA' DI LEH-HI'


"אלוה - 'ELOAH" (Ibrani), אֱלָהָא - 'ELAHA' atau אֱלָהּ - 'ELAH (Aram), dan الله - ALLAH (Arab) memiliki akar kata yang sama.

Ibrani 'alef - lamed - he',
Aram: 'alap - lamad - he',
dan Arab: 'alif - lam – haa.

Pengucapannya mirip, asal bahasanya tidak jauh beda karena sama-sama rumpun Semitik, akar katanya. Lihat Artikel "ALEF - LAMED", di alef-lamed-vt1396.html#p4889


Image

Image

lihat di situs :
http://www.plim.org/1Allah.html


-----

Dalam Literatur Islam, yaitu Al-Quran sendiri juga mengakui bahwa orang-orang Kristen dan Yahudi menyembah Allah:
    Q.S. al-Zumar: 38
    "Dan sungguh jika kau (Muhammad) tanyakan kepada mereka, siapakah yang menciptakan seluruh langit dan bumi? pastilah mereka akan menjawab "Allah"
    http://islamagamauniversal.wordpress.co ... /e_qs_039/

    Q.S. Al-Ankabut: 63
    "Dan sungguh jika kau (Muhammad) tanyakan kepada mereka "Siapakah yang menurunkan air dari langit, sehingga dengan air itu dihidupkan bumi sesudah kematiannya? pastilah mereka akan menjawab "Allah" http://islamagamauniversal.wordpress.com/db_cover/e_qs_029/


Ada buku yang ditulis oleh Bambang Noorsena ("The History of Allah", Andi, 2005) yang menceritakan di Timur Tengah, sejak dahulu sampai sekarang baik orang Yahudi, Kristen, maupun Islam yang berbahasa Arab sama-sama menyebut ‘Allah’ dalam berbagai dialek Timur Tengah tanpa mempersoalkannya. (Bambang sekarang tinggal di Kairo, Mesir).


Jadi memang aneh kalau ada orang di Malaysia, Indonesia, dan Amerika (Robert Morey dengan bukunya : The Islamic Invasion) menganggap bahwa nama Allah itu ‘haram’ dipakai umat Kristen, itu berarti bahwa semua orang Kristen di Indonesia, Malaysia, dan Negara-negara berbahasa Arab dari dahulu sampai sekarang, semuanya tidak selamat karena menghujat Tuhan dengan menyebut Allah (yang dianggap nama ‘dewa bulan/air’). Sekarang ada 4 (empat) versi Alkitab berbahasa Arab dan semuanya menggunakan nama ‘Allah.’


" בְּשֻׁם אֱלָהּ יִשְׂרָאֵל ; BESYUM ELAH YISRA'EL" (Dalam Nama Allah Israel, Ezra 5:1) אֱלָהּ - 'ELAH di sini ditulis dalam bahasa Aram tetapi dengan aksara Ibrani ‘alef-lamed-he’ yang sekalipun bisa berarti ‘sumpah’ tetapi juga merupakan akar kata "אלוה - 'ELOAH" dan " אלהים - ELOHIM")


Jelas bahwa nama ‘Allah’ sudah digunakan dalam Alkitab Perjanjian Lama pada abad 6sM, setidaknya 13 abad sebelum Al-Quran ditulis. Dan sebaiknya kelompok "pengagum nama YAHWEH" dengan aktivitasnya memprovokasi "mengharamkan" nama "Allah", menghentikan saja lelucon-nya.

Perlu dipahami pula bahwa kata "ALLAH" digunakan oleh orang-orang Kristen Arab, kita lihat terjemahan Alkitab versi "Arabic Bible":

Reff: http://www.biblegateway.com/passage/?se ... rsion=ALAB

Image


Bandingkan Al-Qur'an, QS 1:1
Image
"Bismi-Allahi ar-Rahmani, ar-Raheem"
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah, lagi Maha Penyayang."
"In the Name of God, the Compassionate, the Merciful."

http://islamagamauniversal.wordpress.co ... /e_qs_001/

* Kejadian 1:1LAI TB, Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.KJV, In the beginning God created the heaven and the earth. Hebrew,
בְּרֵאשִׁית בָּרָא אֱלֹהִים אֵת הַשָּׁמַיִם וְאֵת הָאָרֶץ׃
Translit, BERESYIT BARA 'ELOHIM 'ET HASYAMAYIM VE'ET HA'ARETS
Arabic transliteration:
"Fee al-badi' khalaqa Allahu as-Samaawaat wa al-Ard . . . "
"In the beginning God created the Heaven and the Earth . . . "

Image

* Yohanes 3:16 LAI TB, Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. KJV, For God so loved the world, that he gave his only begotten Son, that whosoever believeth in him should not perish, but have everlasting life. TR, ουτως γαρ ηγαπησεν ο θεος τον κοσμον ωστε τον υιον αυτου τον μονογενη εδωκεν ινα πας ο πιστευων εις αυτον μη αποληται αλλ εχη ζωην αιωνιον Translit Interlinear, houtôs {demikian} gar {karena} êgapêsen {mengasihi} ho theos {Allah} ton kosmon {(manusia di) dunia} hôste {sehingga} ton huion{anak} autou ton monogenê {yang tunggal/ yang unik} edôken {Ia telah memberikan} hina {supaya} pas {setiap (orang yang)} ho pisteuôn {percaya} eis {kepada} auton {Dia} mê {tidak} apolêtai {menjadi binasa} all {melainkan} ekhê {beroleh} zôên {hidup} aiônion {kekal} Ha-Berit,
כִּי־אַהֲבָה רַבָּה אָהַב הָאֱלֹהִים אֶת־הָעוֹלָם עַד־אֲשֶׁר נָתַן אֶת־בְּנוֹ אֶת־יְחִידוֹ לְמַעַן אֲשֶׁר לֹא־יֹאבַד כָּל־הַמַּאֲמִין בּוֹ כִּי אִם־יִחְיֶה חַיֵּי עוֹלָם׃
Translit, KI-'ALAVAH RABAH 'AHAV HA'ELOHIM 'ET-HA'OLAM 'AD-ASYER NATAN 'ET-BENO 'ET YEHIDO LEMA'AN 'ASYER LO-YOVAD KOL-HAMA'AMIN BO KI 'IM-HEYEH HAYEY 'OLAMArabic transliteration:
"Li-annhu haakadha ahabba Allahu al-'Aalama hataa badhala . . . "
"For God so loved the world, that . . . "

Image

* Lukas 1:30LAI TB, Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.KJV, And the angel said to her, Fear not, Mary: for you have found favor with God.TR, και ειπεν ο αγγελος αυτη μη φοβου μαριαμ ευρες γαρ χαριν παρα τω θεω Translit, kai eipen ho aggelos autê mê phobou mariam eures gar kharin para tô theôHa-Berit,
וַיֹּאמֶר לָהּ הַמַּלְאָךְ אַל־תִּירְאִי מִרְיָם כִּי־מָצָאתְ חֵן לִפְנֵי הָאֱלֹהִים׃
Translit, VAYOMER LAH HAMAL'AKH 'AL-TIREY MAR'YAM KI-MATSATE HEN LIFNEY HA'ELOHIM
Arabic transliteration:
Image
" . . . Laa takhaafee, yaa Maryam, li-annaki qad wajadti ni'amat(an) i'nda Allahi."
" . . . Fear not, Mary: for thou hast found favor with God."



* Lukas 3:38LAI TB, anak Enos, anak Set, anak Adam, anak Allah.KJV, Which was the son of Enos, which was the son of Seth, which was the son of Adam, which was the son of God.TR, του ενως του σηθ του αδαμ του θεου Translit, tou enôs tou sêth tou adam tou theouHa-Berit,
בֶּן־אֱנוֹשׁ בֶּן־שֵׁת בֶּן־אָדָם בֶּן־אֱלֹהִים׃
Translit, BEN 'ENOSY BEN-SYET BEN-'ADAM BEN-'ELOHIM
Arabic transliteration:
Image
"bini Anoosha, bini Sheeti, bini Aaadama, abni Allahi."
"the son of Enos, the son of Seth, the son of Adam, the son of God."


Ada kajian menarik yang membahas penginjilan rasul Paulus, orang Ibrani asli itu justru sangat luwes memperkenalkan Allah yang disembahnya dengan "nama asing". Rasul Paulus tentu saja berbahasa Ibrani lebih banyak dari kita, ia tidak menginjil dengan mengharuskan bawa-bawa nama “YHVH” lah yang paling sahih. Silahkan baca kajiannya di nama-allah-strategi-pengabaran-injil-vt395.html#p827




Blessings in Christ
BP
July 12, 2006


Top
 Profile  
 
PostPosted: Sat Oct 15, 2011 5:53 am 
Offline
Merdeka dlm Kristus
Merdeka dlm Kristus
User avatar

Joined: Fri Jun 09, 2006 5:20 pm
Posts: 9441
Elohim, Yahwe, Allah, Alaha?
Kristianitas dan Allah.




Kata ‘Allah’ adalah kata untuk menyebut Tuhan semitik dalam bahasa Arab, dan nama ini sudah disebut jauh sebelum agama Islam hadir di abad-VII, sedini kehadiran bahasa Arab. Agama Semitik (Yahudi, Kristen, Islam) berasal dari rumpun keturunan Sem. Arphaksad adalah putra Sem yang menurunkan bangsa Ibrani (dikaitkan nama Eber cucu Arphaksad), dan Aram putra Sem menurunkan bangsa Aram dan Arab. Dalam hal bahasa, Aram lebih dahulu mengembangkan bahasanya dan nenek moyang bangsa Ibrani mengembangkan bahasa Ibrani dengan berakulturisasi dengan bahasa Kanani dan Amorit dan menggunakan abjad Kanani kuno (Funisia) yang kemudian berkembang dalam bentuk bulat karena pengaruh bahasa Aram.

Abraham berasal dari Mesopotamia dan berbahasa Aram, setelah hijrah ke Palestina, Ishak anaknya mengawini iparnya Ribka, saudara Laban yang tinggal di Mesopotamia, Laban dicatat Alkitab sebagai orang Aram berbahasa Aram (Kejadian 31:20,47). Yakub, putra Ishak dan Ribka, mengawini Lea dan Rachel anak-anak Laban yang berbahasa Aram juga. Jadi orang Israel (keturunan Yakub) mengikuti bahasa Aram bahasa nenek dan ibu mereka. Alkitab menyebut orang Israel adalah keturunan Aram (Kejadian 25:5).

Ensiklopedia Islam (Cyrill Glasse, hlm.49-50) menyebut bangsa Arab adalah masyarakat Semit keturunan Quathan (Joktan, anak Eber) dan juga Adnan (hlm.12-13) yang menurunkan keturunan Ismael (putra Abraham), jadi bangsa Arab merupakan keturunan Semitik, Ibranik dan Abrahamik juga. Bahasa Arab berasal bahasa kuno Aram dan aksaranya merupakan perkembangan dari aksara Nabatea Aram.

Nama Tuhan ‘El’ (Il) sudah lama dikenal di Mesopotamia, dan dalam dialek Aram nama itu disebut ‘Elah/Elaha (atau Alah/Alaha),’ di Israel disebut ‘El/Elohim/Eloah,’ dan dalam bahasa Arab disebut ‘Ilah/Allah.’ Kata sandang difinitif dalam bahasa Aram adalah ‘Ha’ yang diletakkan di belakang kata, dalam bahasa Ibrani diletakkan di depan (Ha Elohim), sedangkan dalam bahasa Arab kata sandang ditulis ‘Al’ diletakkan di depan (Al-Ilah). Jadi baik El/Elohim/Eloah, Elah/Elaha, dan Ilah/Allah menunjuk kepada Tuhan Monotheisme Abraham yang sama, baik sebagai nama pribadi maupun sebutan untuk ketuhanan.

Di Israel, nama ‘El/Elohim’ adalah nama Tuhan sebelum nama ‘Yahweh’ diperkenalkan kepada Musa (Keluaran 6:1-2), itulah sebabnya sebelum Keluaran tidak ada nama orang yang diberi identitas nama ‘Yahweh’ (seperti Eli’yah’) tetapi nama ‘El’ (a.l. Metusael, Ismael, Israel), dan sekalipun nama Yahweh sudah diperkenalkan, nama El tetap digunakan sebagai nama diri Tuhan. ‘El, elohe Yisrael’ (Kejadian 33:20;46:3) disetarakan dengan ‘Yahweh, elohe Yisrael’ (Keluaran 32:27; Yoshua 8:30). Dalam Perjanjian Lama, nama Elah/Elaha sudah ada dan ditulis pada abad-VI sM dalam kitab Esra yang ditulis dalam bahasa Aram dengan aksara Ibrani ‘Elah Yisrael’ (Allah Israel, 5:1; 6:14). Dalam Alkitab Aram Siria (Peshita) digunakan nama Elah/Elaha juga.

Setelah berkembangnya bahasa Arab, nama itu menjadi Ilah/Allah, dan orang-orang Yahudi yang berbahasa Arab dan orang Arab yang mengikuti kepercayaan Yahudi juga menggunakan nama Allah itu. Pada jemaat Kristen pertama sudah ada orang Arab yang percaya dan menyebut nama Tuhan dalam bahasa mereka sendiri (Kisah 2:8-11, yang tentunya ‘Allah’), dan rasul Paulus menyebut “Hagar adalah gunung Sinai di tanah Arab’ yang melahirkan anak darah daging Abraham (Galatia 4:21-31).

Pada masa jahiliah pra-Islam, sebutan ‘Allah’ pernah merosot dan juga ditujukan kepada Dewa Bulan/Air (di kalangan Ibrani, nama ‘Yahweh’ dan ‘Elohim’ juga pernah merosot digunakan untuk menyebut berhala Anak Lembu Emas; Keluaran 32:1-5;1Raja 12:28), namun Arab Hanif termasuk suku Ibrahimiyah dan Ismaeliyah tetap mempertahankan nama Allah sebagai nama diri Tuhan Abraham. Bahkan sebelum kelahiran agama Islam, nama Allah digunakan dalam pengertian nama diri Tuhan. Ensiklopedia Islam menyebutkan: “Gagasan tentang Tuhan Yang Mahaesa yang disebut dengan nama Allah, sudah dikenal oleh bangsa Arab kuno, Ajaran Kristen dan Yudaisme dipraktekkan diseluruh jazirah.” (hlm.50).

“Nama “Allah” telah dikenal dan dipakai sebelum Alquran diwahyukan; misalnya nama Abd. Al-Allah (hamba Allah), nama ayah Nabi Muhammad. Kata ini tidak hanya khusus bagi Islam saja, melainkan ia juga merupakan nama yang oleh umat Kristen yang berbahasa Arab dari gereja-gereja Timur, digunakan untuk memanggil Tuhan.” (hlm.23) Dalam Al-Quran beberapa kali disebutkan bahwa nama Allah digunakan bersama oleh Umat Yahudi, Kristen dan Islam. Nabi Muhammad mengakui pada masa hidupnya sudah ada orang Yahudi dan Kristen yang menggunakan nama Allah. Dalam Al-Quran tertulis: “(Yaitu) orang2 yang diusir dari negerinya, tanpa kebenaran, melainkan karena mereka mengatakan: Tuhan kami Allah, Jikalau tiadalah pertahanan Allah terhadap manusia, sebagian mereka terhadap yang lain, niscaya robohlah gereja2 pendeta dan gereja2 Nasrani dan gereja2 Yahudi dan mesjid2, di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah menolong orang yang menolong (agama)Nya. Sungguh Allah Mahakuat lagi Mahaperkasa.” (Mahmud Yunus, Tafsir Quran Karim, QS.22:40).

Menarik untuk diketahui bahwa pada abad yang sama kelahiran agama Islam, terjemahan ‘Injil Muqqadas’ dalam bahasa Arab (643) sudah memuat nama ‘Allah.’ Pada abad sebelum Islam, inskripsi kalangan Kristen ‘Umm al-Jimmal’ menulis ‘Allahu Ghafran’ (Allah yang mengampuni) dan ‘Inskripsi Zabad’ (512) diawali ucapan ‘Bism al-ilah’ (Dengan Nama Allah, dalam kitab Esra 5:1 tertulis ‘Beshum Elah’ Yisrael dalam bahasa Aram). Satu abad sebelum ayah Nabi Muhammad lahir, dalam Konsili Efesus (431) hadir uskup Arab Haritz bernama ‘Abd Al-Allah. dan juga nama Para orang Kudus Kristen pada zamannya contoh St. Nikmatul Allah, dan ada beberapa nama St. yang berakhiran Allah.

Dalam penemuan arkaeologis tua lebih dari satu milenium sebelum kelahiran Islam ternyata ‘nama Allah’ sudah disebutkan sebagai nama diri dalam beberapa inskripsi yang ditemukan. Artikel ‘Allah Before Islam’ dalam ‘The Muslim World’ (Vol.38, 1938, hlm. 239-248) mencatat bahwa suku-suku Arab kuno ‘Lihyan’ dan ‘Thamudic’ yang bermukim di Jazirah Arab bagian Utara, meninggalkan inskripsi bertuliskan banyak nama ‘Allah’ sebagai nama diri. Pendahulu suku ‘Lihyan’ adalah suku ‘Dedan’ yang dalam Alkitab disebutkan sebagai keturunan Ketura, isteri Abraham (Kejadian 25:1-3). Kita mengetahui bahwa bahasa Arab diturunkan dari bahasa Nabatea Aram dimana nama Tuhan disebut ‘Allaha.’ Maka konsekwensinya, nama ‘Allah’ tertuju pada ‘Allah’ Abraham yang cikal-bakalnya adalah EL (el – ela – elah) atau IL (il – ila – ilah) semitik.

Dapat dimengerti mengapa agama-agama semitik sebelum Islam di kalangan berbahasa Arab sudah lama menggunakan nama ‘Allah.’ Jadi, nama Allah bukan nama Islam tetapi nama Arab untuk menyebut Tuhan Abraham dan El/Il semitik. Kini di negara-negara Arab, baik orang Yahudi, Kristen maupun Islam yang berbahasa Arab, semuanya menggunakan nama Allah tanpa masalah. Bambang Noorsena yang fasih berbahasa Arab dan pernah belajar selama dua tahun di Kairo menyebutkan bahwa di Kairo kota lama, dipintu gereja Al Mu’alaqqah ditulis ‘Allah Mahabah’ (Allah itu kasih) dan di pintu lainnya ‘Ra’isu al-Hikmata Makhaafatu Ilah’ (Permulaan Hikmat adalah Takut kepada Allah). Sinagoga ‘Ben Ezra’ menyebut bahwa dahulu disitu Rabbi ‘Moshe ben Ma’imun’ menulis buku ‘Al Misnah’ dan ‘Dalilat el-Hairin’ dalam bahasa Ibrani dan Arab dimana ‘El/Elohim’ diterjemahkan ‘Allah.’

Kini ada 29 juta orang berbahasa Arab yang beragama Kristen dan semuanya menyebut nama ‘Allah,’ dan di kalangan ini beredar empat versi Alkitab berbahasa Arab yang menggunakan nama ‘Allah.’ Maka dari sini jelas bahwa bagi orang-orang Arab penganut Yahudi, Kristen, dan Islam, nama Allah digunakan bersama tanpa rasa curiga sebab mereka menyadari bahwa semua mempercayai Allah Abraham yang sama, sekalipun tidak disangkal adanya perbedaan aqidah yang dipercayai oleh masing-masing mengingat ketiganya memiliki kitab suci yang berbeda. Olaf Schuman teolog Kristen yang tiga tahun mengajar dan belajar di Universitas Al Azhar, Mesir, mengemukakan bahwa: “Memang tidak dapat disangkal adanya suatu masalah. Namun yang menjadi masalah ialah soal dogmatika atau ‘aqidah,’ sebab tiga agama surgawi itu mempunyai faham dogmatis yang berbeda mengenai Allah yang sama, baik hakekatnya maupun pula mengenai cara pernyataannya dan tindakan-tindakanny a.” (Keluar Dari Benteng Pertahanan, hlm. 175).

Image
Arabic Melayu Bible dipakai oleh Orang Kristen Melayu pada Zamannya

Dalam terjemahan Alkitab ke bahasa Melayu, sejak awal nama Allah sudah digunakan. Daud Susilo, konsultan United Bible Societies, menulis: “Dalam terjemahan bahasa Melayu dan Indonesia, kata ‘Allah’ sudah digunakan terus menerus sejak terbitan Injil Matius dalam bahasa Melayu yang pertama (terjemahan Albert Corneliz Ruyl, 1629). Begitu juga dalam terjemahan Alkitab Melayu yang pertama (terjemahan Melchior Leijdekker, 1733) dan Alkitab Melayu yang kedua (terjemahan Hillebrandus Corneliz Klinkert, 1879) sampai saat ini.” (Forum Biblika, Lembaga Alkitab Indonesia, No.8/1998, hlm. 102)

Alkitab berbahasa Melayu di Malaysia terbitan The Bible Society of Malaysia juga menggunakan nama ‘Allah.’ (Hal seperti itu dilakukan dalam penerjemahan Al-Quran ke dalam bahasa Inggeris dimana nama Arab ‘Allah’ diterjemahkan ‘God’ dalam bahasa Inggeris). Dalam Alkitab dalam bahasa Indonesia, nama ‘Allah’ tetap digunakan melanjutkan Alkitab Melayu itu, karena di Indonesia, kata ‘Allah’ sudah lama menjadi bagian kosa kata bahasa Indonesia, karena itu di Indonesia penggunaannya sebagai nama ‘Tuhan Yang Mahaesa’ agama-agama Abraham/Ibrahim adalah umum.

Bila bangsa Arab pemilik bahasa Arab tidak mempermasalahkan penggunaan nama ‘Allah’ oleh agama-agama semitik, maka seyogyanya bangsa-bangsa non-Arab juga tidak mempermasalahkannya karena bukan bahasa mereka. Kesamaan nama ‘Allah’ yang disembah ketiga agama Semitik bisa menjadi perekat bahwa ketiganya sebenarnya bersaudara. Yang perlu disadari adalah bagaimana dalam keeksklusifan iman sesuai ajaran kitab suci masing-masing, agama bisa diamalkan dengan damai dan toleransi.

Agama Kristen-Katolik masuk ke tanah Melayu dan Indonesia Timur pada abad ke-XVI tiga abad setelah masuknya agama Islam, kemudian disusul dengan masuknya agama Kristen-Protestan pada abad ke-XVII. Dalam perjumpaannya dengan rakyat Indonesia dengan bahasa Melayu (kemudian menjadi bahasa kesatuan) yang telah dimasuki kata-kata bahasa Arab selama tiga abad, maka dalam menyebut 'Tuhan yang Maha Esa' para pendeta Kristen menggunakan nama 'Allah' bahasa Arab yang sudah masuk kosa-kata bahasa Melayu waktu itu karena itulah bahasa lokal yang paling dekat dengan nama dalam Alkitab.


Image
Maryam Walidatullah, pada icon tertulis Walidatul Allah, Gelar ini sudah diberikan kepada Maryam sejak Jaman Pra-Islam. jadi kata Allah sudah akrab di telinga Kristen pra-Islam


Kita harus sadar bahwa banyak kata-kata Arab digunakan oleh orang Kristen Arab sebelum digunakan oleh Islam Arab. misalnya disamping kata Allah, kata 'Salam Alaykum' (Lukas 24:13) sudah ada dalam Alkitab Peshita Siria pada abad ke-VI.

Alasan penggunaan istilah/na-ma 'Allah' di kalangan Kristen Indonesia itu adalah bahwa:
    (1) Bahasa Arab adalah rumpun Semit yang paling tua, paling berkembang, paling besar, dan bahasa Ibrani banyak dipengaruhi bahasa Arab (Aram);

    (2) Orang-orang Arab Kristen sudah sejak lama sebelum adanya agama Islam menggunakan nama 'Allah' untuk menyebut 'El/Elohim/ Eloah' termasuk dalam Alkitab dalam bahasa Arab;

    (3) Kata 'Allah' sudah masuk kosakata bahasa Melayu, apalagi sebelum agama Kristen masuk, Islam dan bahasa Arab sudah mempengaruhi budaya dan bahasa Melayu selama tiga abad lebih;

    (4) Bahasa Ibrani sendiri sudah lama dipengaruhi bahasa Arab-Aram, sehingga bahasa Arab tidak asing lagi sebagai saudara sekandung bahasa Ibrani.

Berdasarkan hal-hal itu dapatlah diterima bila Alkitab dalam bahasa Melayu kemudian Indonesia menggunakan nama 'Allah' untuk menterjemahkan nama 'El/ Elohim/Eloah' dari bahasa asli Alkitab Perjanjian Lama dalam bahasa Ibrani, dan nama 'Theos' dari bahasa 'Yunani Koine' bahasa asli Perjanjian Baru.

Lagi pula, Tuhan Yesus sendiri ke-tika disalib berseru nama 'Eloi/Eli' dalam bahasa Arab-Aram yang menurut sumber-sumber sejarah Islam sendiri diakui sebagai bahasa Arab-Asli, karena itu kita di Indonesia tidak perlu mempersoalkan penggunaan nama Allah dalam bahasa Arab yang sejak dulu banyak mempengaruhi bahasa Ibrani.



Image
Kaligrafi Bahasa Arab, ALKITAB Surat Effesus 2 : 9


Di naskah Alkitab Bahasa Ibrani dalam Perjanjian Lama, pernah tertulis nama 'ALLAH', dan kitab ini ditulis ribuan tahun sebelum masa Islam:

Kata "Allah" dalam Perjanjian Lama ditulis dalam bahasa Ibrani אל - 'EL, אלוה - 'ELOAH, dan אלהים - 'ELOHIM, dalam bahasa Aram אֱלָהָא - 'ELAHA' atau 'ALAHA (sebagian kitab Ezra dan Daniel), dan dalam Perjanjian Baru Yunani ditulis ο θεος – HO THEOS.

* Daniel 2:20
LAI-TB, Berkatalah Daniel: 'Terpujilah nama Allah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, sebab dari pada Dialah hikmat dan kekuatan!KJV, Hear, O Israel: The LORD our God is one LORD:
Hebrew,
עָנֵה דָנִיֵּאל וְאָמַר לֶהֱוֵא שְׁמֵהּ דִּי־אֱלָהָא מְבָרַךְ מִן־עָלְמָא וְעַד־עָלְמָא דִּי חָכְמְתָא וּגְבוּרְתָא דִּי לֵהּ־הִיא׃
Translit, 'ANEH DANIYE'L VE'AMAR LEHEVE' SYEMEH DI-'ELAHA' MEVARAKH MIN-'ALMA' VE'AD-'ALMA' DI KHAKHMETA' UGEVURETA' DI LEH-HI'


"אלוה - 'ELOAH" (Ibrani), אֱלָהָא - 'ELAHA' atau אֱלָהּ - 'ELAH (Aram), dan الله - ALLAH (Arab) memiliki akar kata yang sama.

Ibrani 'alef - lamed - he',
Aram: 'alap - lamad - he',
dan Arab: 'alif - lam – haa.

Pengucapannya mirip, asal bahasanya 'nggak jauh beda karena sama-sama rumpun Semitik, akar katanya.

Ketika "nama ALLAH" dipermasalahkan, kita harus mengerti apakah kata ALLAH identik dengan Allah umat muslim saja? apakah itu nama berhala? Dalam naskah bahasa asli Alkitab kita Perjanjian Lama tertulis :

" בְּשֻׁם אֱלָהּ יִשְׂרָאֵל ; BESYUM 'ELAH YISRA'EL" (Dalam Nama Allah Israel) di Ezra 5:1. Dalam Ezra 6:14 juga tertulis " אֱלָהּ יִשְׂרָאֵל - 'ELAH YISRA'EL" (Allah Israel).

* Ezra 5:1
LAI-TB, Tetapi nabi Hagai dan Zakharia bin Ido, kedua nabi itu, bernubuat terhadap orang-orang Yahudi yang tinggal di Yehuda dan di Yerusalem dalam nama Allah Israel, yang menyertai mereka.KJV, Then the prophets, Haggai the prophet, and Zechariah the son of Iddo, prophesied unto the Jews that were in Judah and Jerusalem in the name of the God of Israel, even unto them.Hebrew,
וְהִתְנַבִּי חַגַּי נְבִיאָה וּזְכַרְיָה בַר־עִדֹּוא נְבִיאַיָּא עַל־יְהוּדָיֵא דִּי בִיהוּד וּבִירוּשְׁלֶם בְּשֻׁם אֱלָהּ יִשְׂרָאֵל עֲלֵיהֹון׃ ס
Translit, VEHITNABI KHAGAI NEVIYAH UZEKHARYAH VAR-IDO NEVIYAYA 'AL-YEHUDAYE DI VIHUD 'UVIRO'USYLEM BESYUM 'ELAH YISRA'EL 'ALEIHON

Kalimat ini tertera dalam Alkitab Perjanjian Lama ditulis dalam aksara Ibrani dengan pengertian bahasa Aram, bahasa yang notabene merupakan induk bahasa Arab. Dalam dialek bahasa Arab, kalimat itu dibaca ‘Bismilah’ (Dalam Nama Allah).

* Ezra 6:14
LAI-TB, Para tua-tua orang Yahudi melanjutkan pembangunan itu dengan lancar digerakkan oleh nubuat nabi Hagai dan nabi Zakharia bin Ido. Mereka menyelesaikan pembangunan menurut perintah Allah Israel dan menurut perintah Koresh, Darius dan Artahsasta, raja-raja negeri Persia. KJV, And the elders of the Jews builded, and they prospered through the prophesying of Haggai the prophet and Zechariah the son of Iddo. And they builded, and finished it, according to the commandment of the God of Israel, and according to the commandment of Cyrus, and Darius, and Artaxerxes king of Persia.Hebrew,
וְשָׂבֵי יְהוּדָיֵא בָּנַיִן וּמַצְלְחִין בִּנְבוּאַת חַגַּי נְבִיאָה וּזְכַרְיָה בַּר־עִדֹּוא וּבְנֹו וְשַׁכְלִלוּ מִן־טַעַם אֱלָהּ יִשְׂרָאֵל וּמִטְּעֵם כֹּורֶשׁ וְדָרְיָוֶשׁ וְאַרְתַּחְשַׁשְׂתְּא מֶלֶךְ פָּרָס׃
Translit, VESA'VEI YEHUDAYE BANAYIN UMATSLEKHIN BINVU'AT KHAGAI NEVIYAH 'UZEKHARYAH BAR-IDO 'UVENO VESYAKHLILU MIN-TA'AM 'ELAH YISRA'EL UMITEM KORESY VEDARYAVESY VE'ARTAKHSYASTE MELEKH PARAS

Maka kata ALLAH tidak identik dengan Allah umat muslim saja :
Contoh lain adalah di Kitab Ezra 5:1 yang dutullis dalam bahasa Aram ditulis kalimat berikut: "BASYUM 'ELAHA' YISRAEL". Dan dalam Ezra 6:14 juga tertulis kata "'ELAHA'".

Kalimat "BASYUM 'ELAHA'" ini tertera dalam Alkitab Perjanjian Lama ditulis dalam aksara Ibrani dengan pengertian bahasa Aram, bahasa yang notabene merupakan induk bahasa Arab. Dalam dialek bahasa Arab, kalimat itu dibaca ‘Bismilah’ (Dalam Nama Allah).


Jelas bahwa nama "Allah" sudah digunakan dalam Alkitab Perjanjian Lama pada abad 6sM, setidaknya 13 abad sebelum Al-Quran ditulis.

Kata Allah juga digunakan oleh umat Kristiani di Arab :


* Kejadian 1:1 LAI TB, Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.KJV, In the beginning God created the heaven and the earth. Hebrew,
בְּרֵאשִׁית בָּרָא אֱלֹהִים אֵת הַשָּׁמַיִם וְאֵת הָאָרֶץ׃
Translit, BERESYIT BARA 'ELOHIM 'ET HASYAMAYIM VE'ET HA'ARETS
Arabic Bible Translit, [color=green]FEE AL-BADI' KHALAQA ALLAHU AS-SAMAAWAAT WA AL-ARD
.
Silahkan cek di http://www.biblegateway.com/passage/?se ... ersion=28;


Terhadap Perjanjian Baru, terjemahan untuk kata Yunani THEOS diterjemahkan ALLAH dalam bahasa Arab, contoh :

* Yohanes 17:3
TR, αυτη δε εστιν η αιωνιος ζωη ινα γινωσκωσιν σε τον μονον αληθινον θεον και ον απεστειλας ιησουν χριστον
Translit Interlinear, autê {ini} de {dan} estin {ia adalah} hê {yang} aiônios {kekal} zôê {hidup} hina {supaya} ginôskôsin {mereka mengetahui} se {Engkau} ton {yang} monon {satu-satunya} alêthinon {yang benar} theon {Allah} kai {dan} hon {yang} apesteilas {Engkau utus} iêsoun {Yesus} khriston {Kristus}

LAI TB menterjemahkan "theos" dengan kata Allah :

"Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus."


Arabic Bible menterjemahkan "theos" dengan kata Allah, silahkan cek di http://www.biblegateway.com/passage/?se ... ersion=28;

The Orthodox Jewish Bible, menterjemahkan kata "theos" dengan kata Elohim :

"And this is Chayyei Olam, that they may have da'as of the only Elohei HaEmes and Yehoshua, Rebbe, Melech HaMosiach whom You sent."


Elohim dari kata Eloah, Arab 'Allah' Aramaic "Alaha" atau "Elaha", ingat, ketiga bahasa ini satu rumpun.



Image
Maryam Walidatullah



ALLAH DALAM DUNIA YAHUDI

Di kota Madinah yang sekarang kita sebut "Saudi Arabia" memiliki seorang Pemimpin agama Yahudi sebelum Islam yang cukup terkenal bernama "Abdallah Bin-Saba" (عبد الله بن سبأ). Ini membuktikan Orang-orang Yahudi sebelum Islam sudah menggunakan kata "Allah" jauh sebelum Islam berdiri. Abdallah artinya Abdi dari Allah.

dan ini juga dapat dibuktikan dengan merujuk pada Ensiklopedia Yahudi sendiri :
http://www.jewishencyclopedia.com/view. ... 8&letter=A



ALLAH DALAM DUNIA KRISTIANI

Bapa Pecerillo, seorang arkeolog Fransiskan yang terkenal, menemukan dari abad ke empat (200 tahun sebelum Islam) di rumah-rumah di Suriah, Libanon, Irak dan Palestina dengan tulisan dalam bahasa Arab: "Bismi Allah al-Rahman al-Rahiim" yang berarti dalam Arab "Dalam nama ALLAH, Maha Penyayang dan Maha Pemurah", yang lagi-lagi membuktikan bahwa nama Allah telah digunakan orang-orang Kristen Pra Islam.
http://www.discoveringislam.org/allah.htm


Ditulis kembali oleh:
Yuhana Al Damsyiqi Fransiscus Xaverius Aryanto Nugroho -
Persatuan Gereja Orthodox Indonesia


Artikel terkait:
64-pencatutan-kata-allah-dalam-alkitab-indonesia-vt731.html
Unknown
Jumat, 21 Maret 2014

DEBAT CLARA

Day Walker D'Vamps : klo lo kalah debat mlm ini, lo murtad lagi dan lo nikah sm gw y?
====================
Clara Aulia Dewi : Hadeehh. Ga ada kapoknya. Waktu itu lo kalah kan? Perjanjiannya kalau loe kalah, loe potong penis loe. Udah di potong?
====================
Day Walker D'Vamps : gk perlu banyak alasan kamu clara !!!! gw cinta mati ama lo .. gw akan kejar lo trus ..tak akan gw biarkan lo jatuh ke pelukan lelaki lain..
gmnn berani trima tawaran gw??
mna seorang clara pembela islam klw gtu aja takut?
====================
Clara Aulia Dewi : Oke, tapi kalau loe kalah, loe muallaf ya, trus loe pergi dari gw. Berani?
====================
Day Walker D'Vamps : iye...ada ayat di Quran kalau muhammad sunat?
====================
Clara Aulia Dewi : Sumber hukum islam itu Al Quran dan Hadist.

Kemudian Kami wahyukan kepadamu (Muhammad): “Ikutilah agama Ibrahim seorang yang hanif” dan bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan” (An Nahl : 123)
====================
Day Walker D'Vamps : apa hubungannya Ibrahim dengan khitan sayangku??
====================
Clara Aulia Dewi : Hubungannya? karena salah satu millah ibrahim AS, ajaran Ibrahim AS adalah khitan.
====================
Day Walker D'Vamps : gw tnya sm lo sayang....
mna ayat di Quran atau hadist klo Muhammad sunat?
====================
Clara Aulia Dewi : Nih

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: "Diantara kemuliaan yang diberikan Allah SWT kepadaku adalah, aku dilahirkan dalam keadaan sudah dikhitan, karena itu tidak ada orang yang melihat aurat/kemaluanku".(HR. al- Thabrani, Abu Nuaym, al Khatib dan ibn Asakir)

(diriwayatkan dari Ibn Abbas, Ibn Umar, Anas, Abu Hurairah. menurut Diya^ al Maqdisi, hadits ini shahih.
Al Hakim selain menilai shahih, juga mengatakan mutawatir.Liat al Khasa is al kubra, Jlid.1, hal. 90-91)

Lo sunat ga?
====================
Day Walker D'Vamps : sunat dong... lo mw liat senjata gw??
====================
Clara Aulia Dewi : Ogah banget. Lo disunat, berarti yesus ga berguna

Sesungguhnya, aku, Paulus, berkata kepadamu: jikalau kamu menyunatkan dirimu, Kristus sama sekali tidak akan berguna bagimu. (Galatia 5:2)

Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih. (Galatia 5:6)

Kalau loe ga sunat, lo di hukum mati

Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku." (Kejadian 17:14)

Pilih siapa?
====================
Day Walker D'Vamps : Itu buat orang yahudi clara.

Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah. (1 Korintus 7:19)
====================
Clara Aulia Dewi : Oh jadi ga penting? Kalau lo sunat, berarti sekarang yesus ga berguna. Hmmm. Kasian.
Mentaati hukum Allah kalau menurut gue, loe harus sunat.

Haruslah engkau mengasihi TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia kewajibanmu terhadap Dia dengan senantiasa berpegang pada segala ketetapan-Nya, peraturan-Nya dan perintah-Nya. (Ulangan 11:1)

Mana perintah Allah di langgar semua kan? Harusnya sunat tu wajib. Yesus disunat loh (Lukas 2:21)
====================
Day Walker D'Vamps : DASAR KERAS KEPALA ! betul yesus disunat

* Lukas 2:21
LAI TB, Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya.

org tua manusiawi yesus adlh org yahudi dan sbgai org yahudi mereka tunduk kpd TANDA PERJANJIAN. Yg dibuat antara Allah dengan Abraham (kejadian 17:11)
===================
Clara Aulia Rahma : Memang asal mula perintah Allah mewajibkan berkhitan, tertulis dalam kitab Perjanjian Lama. Tapi perintah Allah tersebut berlaku turun temurun

Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: balk yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. ( Kejadian 17:12)

dan merupakan perjanjian yang kekal. Kekal artinya abadi atau seterusnya (ayat 13).

Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau bell dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal (Kejadian 17:13)

Kenyataannya dalam kitab Perjanjian Baru, Allah tidak pernah membatalkan perintah tersebut. Dan Yesus tidak mungkin melarang bersunat, karena dia sendiri sunat kan yg lo bilang di lukas 2:21

Kalau khitan hanya berlaku untuk orang Yahudi doang

berarti misi Yesus cuma untuk orang Yahudi juga. Jika demikian, kenapa ngikutin agama untuk orang Yahudi aja?

Padahal orang di luarYahudi juga wajib mengikuti hukum Musa.

Tetapi beberapa orang dari golongan Farisi, yang telah menjadi percaya, datang dan berkata: Orang-orang bukan Yahudi harus disunat dan diwajibkan untuk menuruti hukum Musa." (Kisah para rasul 15:5)
==================
Day Walker D'Vamps : TAURAT SUDAH BERAKHIR – TIDAK BERLAKU BAGI UMAT KRISTIANI

Bagi umat Kristiani, berdasarkan kepada Firman dari Yesus Kristus, Ia menyatakan bahwa TAURAT telah berakhir sampai ke zaman Yohanes Pembaptis

* Lukas 16:16
LAI TB, Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.
==================
Clara Aulia Rahma : Yakin????????

Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Matius 5:17)

Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Matius 5:18)

Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal. (Lukas 16:17)

dalil yang digunakan pendeta bahwa Perjanjian Lama (terdiri dari Taurat & kitab para Nabi terdahulu) udah dihapus

Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah. (Roma 7:4)

Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat. (Roma 7:6)

Dua ayat ini berasal dari

“SURAT PAULUS UNTUK JEMAAT DI ROMA”,

Kalo anda liat Roma 1 ayat 1, bunyinya:

Dari Paulus , hamba Kristus Yesus, yang dipanggil menjadi rasul dan dikuduskan untuk memberitakan Injil Allah.

Padahal jelas sekali Yesus berkata bahwa

TAURAT TIDAK AKAN DIHAPUS 1 TITIK KECIL PUN SAMPAI DUNIA KIAMAT.

Sekarang tinggal pilih mana?

Pilih kata Yesus atau pilih kata Paulus?
====================
Day Walker D'Vamps : DASAR PEREMPUAN KERAS KEPALA !!
====================
Clara Aulia Rahma : Engga usah ngebentak kali. Kalah????
====================
Day Walker D'Vamps : APA HUKUM ALLAH DALAM ISLAM CLARA?

JANGAN DARI ALKITAB !!!!
====================
Clara Aulia Rahma : Dari al-’Abbas bin Abdul Muthallib radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan merasakan manisnya iman; orang yang ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai rasul.” (HR. Muslim no. 34)

Imam Nawawi rahimahullah menafsirkan hadits di atas, “Arti hadits ini, bahwasanya dia tidak mau mencari (berharap) kepada selain Allah ta’ala, tidak mau berusaha kecuali di atas jalan Islam, dan tidak mau menempuh kecuali apa-apa yang sesuai dengan syari’at Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (lihat Syarh Muslim [2/86] cet. Dar Ibnul Haitsam)

Hukum Allah adalah hukum yang tegak di atas keadilan. Allah SWT Berfirman

“Apakah hukum jahiliyah yang mereka cari? Dan siapakah yang lebih baik hukumnya daripada [hukum] Allah bagi orang-orang yang yakin.” (QS. Al-Ma’idah: 50)

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma menafsirkan, “Siapakah yang lebih adil [hukumnya]?!” selain daripada hukum Allah. Adapun maksud “Bagi orang-orang yang yakin” adalah “orang-orang yang meyakini [kebenaran] al-Qur’an.” (lihat Zaadul Masir, hal. 390)

SATU CONTOH : AL QURAN MELARANG MENYEMBAH BERHALA DAN MEMPERSEKUTUKAN ALLAH

Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui. (QS Al Baqarah 22)

Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. (Qs An Nisaa 116)

ALKITAB MELARANG MENYEMBAH BERHALA / MEMBUAT PATUNG YESUS DI GEREJA

"Jangan membuat bagimu patung ((((PATUNG YESUS DI GEREJA)))) yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yg ada di bumi di bawah, atau yg ada di dalam air di bawah bumi."(Keluaran 20:4)

"Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya ((((PATUNG YESUS DI GEREJA)))), sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku," (Keluaran 20:5)

"Hati-hatilah, supaya jangan kamu melupakan perjanjian TUHAN, Allahmu, yang telah diikat-Nya dengan kamu dan membuat bagimu patung ((((PATUNG YESUS DI GEREJA)))) yang menyerupai apapun yang oleh TUHAN, Allahmu, dilarang kau perbuat." (Ulangan 4:23)

"Janganlah kamu membuat berhala bagimu, dan patung atau tugu berhala ((((PATUNG YESUS DI GEREJA)))) janganlah kamu dirikan bagimu; juga batu berukir janganlah kamu tempatkan di negerimu untuk sujud menyembah kepadanya, sebab Akulah TUHAN, Allahmu." (Imamat 26:1)

KENYATAANNYA?? APA KRISTEN MENGIKUTI HUKUM ALLAH?
====================

---Ga bales deh.... hmmmm--
Unknown